pertanyaan yang muncul tiba-tiba

Kemarin malam saya membaca teori mengenai evolusi karena tiba-tiba muncul pertanyaan asing dalam benak saya

“Kenapa hanya manusia yang seakan mengalami evolusi yang paling sempurna? Bisa menciptakan sesuatu? Memiliki kuasa untuk memusnahkan spesies lain? (Sedangkan yang pernah saya baca spesies manapun tidak bisa memusnahkan spesies lain kecuali ekosistem terganggu) Padahal pada awal proses kehidupan berlangsung mungkin saja kita semua berasal dari ‘sesuatu’ yang sama”

Sebenarnya manusia dengan hewan itu bersaudara. Manusia dengan pohon itu bersaudara. Monera, protista, fungi, plantae, animalia. Entah mengapa saya yakin kita semua berasal dari ‘sesuatu’ yang sama. Tapi belakangan ini saya tidak bangga menjadi manusia. Semakin dewasa rasanya semakin malu menjadi manusia. Manusia adalah makhluk yang mudah diprovokasi, serakah, mudah mengikuti arus, merasa dirinya berada pada tingkat paling atas kehidupan. Kita sudah terlampau sombong dan terlampau menikmati posisi kita tanpa ancaman pada rantai makanan.

Saya bukan orang yang pintar, namun beberapa bulan terakhir teori evolusi sangat menarik untuk saya. Sebagaimana semua teori evolusi belum terpecahkan karena siapa yang tahu benar apa yang terjadi pada awal kehidupan?! Namun saya begitu tertarik bagaimana pada akhirnya bisa ada makhluk yang bernama manusia dengan kemampuan inteligen yang terlampau tinggi dibandingkan makhluk hidup lain. Dan mengapa saya terlahir menjadi salah satunya.

Dan kemarin malam saya menemukan seseorang berkata,

“Bertanya mengenai mengapa manusia yang terpilih untuk memiliki evolusi yang berkembang pada bidang pengetahuan seperti bertanya mengapa jerapah memiliki leher terpanjang di antara hewan-hewan lain dan mengapa paus menjadi hewan terbesar di antara hewan-hewan lain. Sejujurnya setiap makhluk hidup berkembang sesuai kebutuhan hidupnya dan proses seleksi alam. Selalu ada makhluk hidup yang ‘paling’ dibandingkan yang lain. Paling tinggi, paling besar, paling cepat, paling lambat, dan kebetulan leluhur manusia menjadi yang paling pintar.”

Menurut pendapat orang lain, manusia berkembang menjadi spesies yang paling pintar karena memiliki anggota tubuh yang bisa mencengkeram, menggenggam, membawa sesuatu, sehingga memungkinkan manusia memiliki banyak kesempatan untuk lebih mengenal alam dan memiliki kemampuan menciptakan dari tangan dan kaki yang dimilikinya.

 

Yahhhhh begitulah. Saya menyukai pendapat orang diatas, maka saya memutuskan menuliskannya disini.

Mungkin orang-orang akan berpikir saya melakukan hal yang tidak berguna, mencari-cari jawaban atas evolusi. Namun dengan saya mencari tahu mengenai evolusi, rasanya saya semakin menghargai kehidupan. Tidak hanya manusia, namun juga binatang, tumbuhan dan jamur. Semuanya sudah diciptakan secara unik. Dari awal kehidupan itu terjadi, hanya ada bumi yang hening dengan protozoa-protozoa dan archaebacteria serta makhluk-makhluk mikroskopis lain yang berjuang untuk hidup pada kondisi yang ekstrim.

Perjalanan hingga terbentuknya makhluk hidup sangatlah luar biasa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s