aku bercengkerama dengan irama langit. Ia mendendangkan nyanyian dengan gemuruh halilintar dan suara bersahut-sahutan. Suatu impromptu yang indah. Menghasilkan ambiguitas yang dalam, kami manusia menafsirkannya sebagai kesedihan. Namun tanpa sadar, seluruh alam bersukacita.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s