Ada sebuah ketertarikan alami serta kejenuhan yang didapati ketika aku mulai membaca sebuah buku bertulisan, tanpa gambar. Pada akhirnya hanya beberapa yang benar-benar selesai. Rasanya aku lebih tergiur oleh buku-buku bergambar. Hidupku yang masih singkat ini selalu dikelilingi buku, ntah karena memang dilahirkan menjadi orang yang selalu ingin tahu ataukah aku kadang merasa haus akan kebutuhan terhadap kata-kata dan jalan cerita yang mereka ciptakan. Mereka yang bisa menulis sebuah buku (tentunya yang ceritanya bagus) adalah manusia yang luar biasa.

Aku selalu mencoba menulis sebuah buku, dan selalu terhenti di halaman-halaman awal,dan ceritanya….sangat buruk.

Dibawah ini aku mencoba menyebutkan buku-buku yang pernah kubaca dan aku jatuh cinta kepada alur ceritanya

1. Life of Pi by Yann Martel

Awal mula aku membaca Life of Pi adalah karena menonton filmnya, lalu tanpa sadar sepanjang film mulutku terbuka satu setengah cm dan mengering. Ceritanya begitu berbeda, menantang, membuatku berpikir, bagaimana seseorang begitu bersusah payah untuk bertahan hidup disertai detail-detail pertahanan hidupnya yang ia ucapkan dalam bentuk monolog. Aku sangat menyukainya! Kebetulan aku memiliki bukunya di rumah dan aku pun membacanya.
Ternyata
Seluruh detail mengenai setiap hari yang dijalani Pi ditengah ombang ambing lautan yang tak menentu lebih lengkap dan terkadang membuatku berpikir keras, namun setiap halaman kisah itu aku nikmati dengan sungguh-sungguh. Aku begitu menyukai bagaimana penulisnya membawaku bertanya-tanya “Apakah ini kisah nyata? Seseorang bisa bertahan hidup seperti ini? Mengapa aku yang hidup cukup enak saja terkadang memilih untuk tidak bertahan hidup?”

Life of Pi tidak hanya membawaku menuju sebuah petualangan bertahan hidup yang luar biasa di tengah lautan, melainkan memberiku pula renungan religius mengenai betapa pentingnya menghargai hidupku.

2. Trash by Andy Mulligan

Trash kubeli karena tertarik dengan cover bukunya. Sepertinya hari itu aku benar-benar men-judge book by its cover. Tetapi apabila hari itu aku tidak berbuat demikian maka aku tidak akan mengetahui cerita yang luar biasa ini.

Cerita ini memiliki tokoh seorang anak pemulung sehingga dilengkapi dengan pendeskripsian mengenai tempat tinggal yang kumuh, sampah-sampah yang menggunung dan tugas mereka untuk mengaisnya dan bagaimana mereka bersosialisasi sehari-hari. Serta tak terkecuali pandangan mereka terhadap kaum mapan. Rasanya menyenangkan untuk sesekali mendalami cerita dari tokoh yang belum pernah aku pikirkan sebelumnya.
Ketika membaca Trash aku merasakan ketegangan yang betul-betul ada dan diakhir cerita aku merasa sangat terhibur dan terharu.

Cerita Trash ini mungkin terinspirasi dari lingkungan kumuh disekitar kita. Melihat mereka, para pengais sampah, bahkan kadang aku tidak tergerak. Tetapi mereka ada. Mereka ada disana dan terus disana sampai nasib membawa mereka menuju hidup yang lebih baik.
Adakah yang bisa kulakukan untuk mereka?

3. The Miraculous Journey of Edward Tulane by Kate DiCamillo

Dongeng mengenai boneka kelinci porselen bernama Edward ini kubeli ketika masih SD? Atau SMP? Yang pasti sudah lama sekali dan kini bukunya hilang, namun aku masih ingat betul aku sampai menangis membaca buku ini.
Dahulu aku hanya menangis karena ceritanya yang dibeberapa bagian tampak menyedihkan, namun setelah kuingat ternyata dongeng ini memberiku pelajaran tanpa sadar, apalagi kupikir sesuai dengan kondisiku sekarang.

Di bagian ketika buku hampir berakhir ada waktunya dimana Edward, sang boneka kelinci menyerah dan tak mau disayang lagi. Sebuah boneka anak perempuan yang sudah sangat tua dan kepalanya penuh retakan berkata padanya,

“Buka hatimu. Akan ada yang datang, akan ada yang datang menjemputmu. Tapi kau harus membuka hatimu dulu.”

Dongeng yang indah dan menyentuh hati anak kecil sepertiku ketika dulu sangat membekas hingga kini. Aku sangat menyesal bukunya hilang. Suatu saat nanti aku akan senang diberi kesempatan membaca buku ini lagi.

Kupikir untuk sekarang 3 buku ini cukup bagiku untuk ditulis. Sampai jumpa di post selanjutnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s