kenangan

ketika kenangan menjadi sebuah candu, ia tidak akan semanis dahulu. Percayalah. Candumu itu sudah berubah menjadi gumpalan-gumpalan zat adiktif yang kau temukan dalam setiap garis di telapak tanganmu, dalam figura-figura yang kini kosong tanpa selembar polaroid namun masih kau ingat wajahnya membekas disana.

segalanya (pernah) menjadi milik kita, dan kini hanya ada aku dan kamu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s