human’s laugh

Entah mengapa hari ini (tanggal 3 Maret 2013) aku menyetujui suatu hal, yang katanya….

“Tertawa itu obat yang manjur untuk menyembuhkan penyakit.”

Tidak hanya penyakit, rasa sedih dan rasa tidak tenang pun ikut disembuhkannya. Walaupun efeknya tidak berlangsung permanen, tapi tertawa membantuku untuk meringankan beban pikiranku.
Suara tertawa orang pun berbeda-beda dan diakhiri dengan berbeda-beda pula. Tetapi di sela tiap tawa itu ada kesamaannya, yaitu rasa senang dan bahagia. Terkadang disertai rasa lepas dari penat…..ah…..rasanya seperti bebas.
Akan tetapi, wajah orang yang sedang tertawa karena senang berbeda dengan wajah orang yang sedang tertawa mengejek. Aku tidak suka orang-orang yang mengubah fungsi tertawa dengan seenaknya.
Ada orang-orang yang suka tertawa di atas penderitaan orang lain. Mereka memanfaatkan tertawa untuk cara yang salah, dan itu jelas melukai hati orang yang ditertawai. 😦

Kembali kepada hari ini, aku cukup banyak tertawa karena latihan drama yang akan dipentaskan besok. Percayalah, latihan bersama mereka sangat menyenangkan, apalagi bonusnya yaitu tertawa sepanjang waktu tentu sangat menguntungkan untuk kita semua.

Terimakasih Tuhan, Kau sudah menciptakan tertawa.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s